Tim Bulutangkis Indonesia Mencoba Arena Asian Games 2026, Fokus Adaptasi Angin
2026-09-19 03:33:20 By Dembele
Tim bulutangkis Indonesia mulai beradaptasi dengan arena pertandingan Asian Games 2026 dua hari sebelum nomor beregu dimulai. Muhammad Shohibul Fikri dan kawan-kawan memanfaatkan sesi latihan untuk menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan, cuaca, serta arah angin.
Cabang olahraga bulutangkis Asian Games 2026 akan berlangsung pada 20-24 September untuk nomor beregu dan dilanjutkan dengan nomor perorangan pada 25-29 September. Seluruh pertandingan digelar di Ichinomiya City Municipal Gymnasium.
Tim Indonesia menjalani latihan selama 60 menit untuk memetakan situasi dan kondisi arena pertandingan. Setelah sebelumnya menjalani pemusatan latihan, para pemain langsung menjalani latihan pagi dengan intensitas maksimal.
Fikri menyebut tidak ada kendala berarti selama sesi latihan. Namun, ia merasakan adanya hembusan angin dari pendingin ruangan ketika pertama kali memasuki lapangan.
"Kendala di latihan tadi sebenarnya tidak ada. Hanya saat pertama datang lapangan terasa ada angin dari pendingin ruangan, tapi di tengah-tengah latihan pendingin ruangannya dimatikan. Jadi belum tahu nanti pertandingan apakah menggunakan pendingin ruangan atau tidak," kata Fikri dalam keterangan tertulis, Jumat (18/9/2026).
Fikri masih memiliki satu kesempatan untuk melakukan penyesuaian melalui sesi test court terakhir. Ia ingin memaksimalkan latihan tersebut, terutama untuk beradaptasi dengan arah angin dan pencahayaan di dalam arena.
"Besok ada sesi test court terakhir, saya harus memaksimalkan lagi segi teknik, penyesuaian arah angin dan pencahayaan," lanjut Fikri.
Asian Games 2026 menjadi pengalaman perdana bagi Fikri tampil di pesta olahraga terbesar di Asia. Ia mengaku antusias dan ingin memberikan kontribusi maksimal bagi tim Indonesia.
"Kesan pertama cukup excited karena ini Asian Games pertama, jadi tadi juga di lapangan saya sangat bersemangat untuk kasih yang terbaik," ucap Fikri.
"Pastinya saya hanya ingin memberikan yang terbaik untuk tim dan perorangan, semoga bisa menyumbang medali emas," harapnya.
Sementara itu, Putri Kusuma Wardani memiliki kesan tersendiri setelah melihat arena pertandingan yang berada cukup jauh dari pusat perkotaan. Meski lokasinya terkesan berada di daerah terpencil, Putri menilai fasilitas di dalam arena cukup memadai.
"Arena ini walaupun seperti di desa pelosok tapi dalamnya cukup baik, bagus dan rapi juga. Memang kapasitasnya cukup kecil tapi secara fasilitas memadai," kata Putri.
Sebelum nomor beregu dimulai, tim Indonesia masih akan menjalani sesi test court terakhir pada Sabtu (19/9). Pada hari yang sama, undian nomor beregu juga dijadwalkan berlangsung mulai pukul 10.00 waktu setempat.