Tim Bulutangkis Indonesia Latih Tanding di Jepang

2026-09-16 08:08:24 By Dembele

Tim bulutangkis Indonesia terus mematangkan persiapan menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Memasuki hari kedua pemusatan latihan di Tokyo, skuad Merah Putih menjalani latih tanding menghadapi klub Jepang, NTT East Badminton Club.

 

Latih tanding tersebut berlangsung pada Selasa (15/9/2026). Para pemain dari sektor ganda putra dan ganda putri Indonesia mendapat kesempatan menghadapi pasangan Jepang untuk menambah pengalaman sebelum tampil di Asian Games.

 

Pelatih Kepala Ganda Putra Indonesia, Antonius Budi Ariantho, menilai latih tanding tersebut memberikan manfaat penting bagi para pemain. Menurutnya, menghadapi lawan dari Jepang membuat pemain terbiasa dengan pola permainan yang berbeda.

 

"Dengan sparing bersama klub dari Jepang saya rasa sangat positif. Kami mendapat variasi pola main dari lawan yang berbeda. Kalau dengan tim sendiri kan sudah sehari-hari ya," kata Antonius Budi Ariantho.

 

"Manfaatnya nanti bisa dirasakan saat pertandingan, sudah lebih banyak dan siap dengan pola yang berbeda-beda," lanjutnya.

 

Antonius juga menyebut persiapan sektor ganda putra sudah berjalan matang. Lima pemain yang berada dalam skuad terus dibiasakan bermain dengan pasangan berbeda sejak menjalani persiapan di Indonesia.

 

"Dari sejak di Indonesia sudah dibiasakan, lima pemain ini kami putar dengan pasangan yang berbeda. Saya rasa persiapan sudah matang banget ya, tinggal lihat nanti ketemu siapa, kebutuhannya bagaimana," ungkap Antonius.

 

Suasana serupa dirasakan pasangan ganda putri Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum. Keduanya menikmati kesempatan berlatih tanding dengan pasangan Jepang yang memberikan suasana berbeda dalam sesi latihan.

 

"Seru tadi bisa latih tanding dengan ganda-ganda Jepang. Biasanya jadi lawan tapi hari ini bisa latihan bersama. Positif sekali hawanya dan ada suasana baru," kata Rachel.

 

Febi menilai pengalaman menghadapi pasangan Jepang bisa menjadi modal tambahan sebelum mereka tampil di Asian Games. Menurutnya, pemain ganda Jepang dikenal memiliki permainan yang ulet dan bertenaga.

 

"Ganda Jepang terkenal ulet dan tenaganya cukup kencang, tadi juga ada Hinata Suzuki/Nao Yamakita yang sudah sering ikut World Tour Series. Ini jadi tambahan modal kami ke Asian Games nanti," ujar Febi.

 

Asian Games Aichi-Nagoya 2026 akan dibuka pada 19 September. Cabang bulutangkis dijadwalkan berlangsung pada 20-24 September untuk nomor beregu, kemudian dilanjutkan nomor perorangan pada 25-29 September.

 

Bagi Rachel/Febi, Asian Games kali ini menjadi pengalaman debut mereka. Keduanya menjadikan hasil di Kejuaraan Dunia sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan penampilan di Jepang.

 

"Hasil dari Kejuaraan Dunia jadi evaluasi bagi kami. Di sini kami harus lebih maksimal, tidak mau kalahnya ditingkatkan lagi. Senang bisa dipercaya main Asian Games," ucap Febi yang diamini Rachel.

 

Dengan semakin dekatnya jadwal pertandingan, latih tanding melawan klub Jepang menjadi bagian penting dari persiapan tim bulutangkis Indonesia. Pengalaman menghadapi karakter permainan berbeda diharapkan membantu para pemain lebih siap menghadapi persaingan Asian Games 2026.