Jannik Sinner Siap Tampil di Vienna Open, Posisi Nomor 1 Dunia Terancam Alexander Zverev
2026-09-15 09:39:15 By Dembele
Meski belum kembali bertanding di turnamen ATP sejak final Wimbledon 2026, Jannik Sinner masih menempati posisi teratas ranking dunia. Namun, posisinya kini mulai terancam setelah Alexander Zverev meraih gelar US Open 2026.
Sinner harus absen dari rangkaian turnamen hard-court di Amerika Utara karena mengalami cedera lutut. Petenis Italia tersebut bahkan memutuskan mundur dari Montreal, Cincinnati, hingga US Open.
Keputusan tersebut membuat Sinner kehilangan total 1.950 poin ATP. Setelah US Open berakhir, ia mengoleksi 11.500 poin dan hanya memiliki keunggulan tertentu atas Zverev yang kini mengantongi 9.690 poin.
Zverev sendiri baru saja meraih gelar Grand Slam keduanya setelah mengalahkan Ben Shelton di final US Open. Hasil tersebut membuat petenis Jerman itu memiliki peluang untuk menutup musim 2026 sebagai petenis nomor 1 dunia.
Namun, Sinner mengambil langkah untuk mempertahankan peluangnya tetap berada di puncak ranking ATP. Pada Senin (14/9), dikonfirmasi bahwa ia akan tampil di Vienna Open yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober.
Vienna Open merupakan turnamen ATP 500 yang memiliki arti penting bagi Sinner. Ia berstatus sebagai juara bertahan setelah musim lalu berhasil mengalahkan Zverev di partai final.
Dengan statusnya sebagai juara bertahan, Sinner memiliki kesempatan untuk mengamankan sejumlah poin penting dalam persaingan menuju posisi nomor 1 dunia di akhir musim.
Sinner memang menghadapi tantangan besar karena harus mempertahankan banyak poin hingga penghujung 2026. Petenis berusia 25 tahun itu merupakan juara bertahan di China Open, Vienna Open, Paris Masters, dan ATP Finals.
Satu-satunya turnamen setelah US Open musim lalu yang tidak berhasil dimenangi Sinner adalah Shanghai Open. Saat itu, ia harus mundur pada babak ketiga karena mengalami kram.
Secara keseluruhan, Sinner masih harus mempertahankan 3.000 poin ATP hingga akhir musim. Sementara itu, Zverev hanya perlu mempertahankan 1.080 poin dari periode yang sama.
Sinner merebut kembali posisi nomor 1 dunia dari Carlos Alcaraz setelah mengalahkan petenis Spanyol tersebut di final Monte Carlo Open pada awal musim. Posisi Sinner semakin aman setelah Alcaraz harus menepi selama empat bulan akibat cedera pergelangan tangan.
Kini, persaingan menuju posisi nomor 1 dunia akhir musim kembali memanas. Keputusan Sinner untuk tampil di Vienna Open dapat menjadi salah satu faktor penting dalam upayanya mempertahankan posisi tersebut dari kejaran Zverev.
Sinner saat ini telah menghabiskan 22 pekan dalam periode terbarunya sebagai petenis nomor 1 dunia. Jika digabungkan dengan periode sebelumnya, ia telah menghabiskan total 88 pekan di posisi teratas ranking ATP.
Catatan tersebut menempatkannya sebagai petenis dengan durasi terlama kesepuluh sebagai nomor 1 dunia sejak sistem ranking ATP diperkenalkan pada 1973, melewati catatan Lleyton Hewitt, Stefan Edberg, Andy Murray, dan Carlos Alcaraz.