Amri Syahnawi dan Fadia Jadi Kapten Tim Bulutangkis Indonesia
2026-09-18 06:35:54 By Dembele
Amri Syahnawi dan Siti Fadia Silva Ramadhanti mendapat tugas khusus di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Keduanya dipercaya menjadi kapten tim bulutangkis Indonesia untuk nomor beregu putra dan putri.
Amri akan memimpin tim putra, sedangkan Fadia bertugas sebagai kapten tim putri. Keduanya terpilih melalui mekanisme voting yang dilakukan di grup WhatsApp tim.
Asian Games Aichi-Nagoya 2026 berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober. Khusus cabang bulutangkis, nomor beregu dijadwalkan berlangsung pada 20-24 September, sebelum dilanjutkan dengan nomor perorangan pada 25-29 September.
Seluruh pertandingan bulutangkis digelar di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Aichi, Jepang. Sebagai kapten, Amri dan Fadia bertugas mengoordinasikan sekaligus menjaga kekompakan skuad Indonesia selama pertandingan beregu.
"Di grup Whatsapp tim ada beberapa nama yang bisa divoting untuk menjadi kapten. Ternyata saya dan Fadia yang dipilih paling banyak. Kami merasa terhormat dan siap menjalankan tugas ini," kata Amri dalam keterangan rilis PBSI, Kamis (17/9/2026).
Fadia juga mengaku terkejut ketika mengetahui hasil voting. Ia mendapatkan 15 suara, jumlah yang bahkan lebih banyak dibandingkan jumlah pemain putri Indonesia yang berjumlah 10 orang.
"Di grup itu kan campuran, ada tim putra dan tim putri. Pas saya lihat hasil votingnya kaget juga kok ada 15 suara padahal tim putri hanya 10 orang, ternyata yang pemain-pemain cowok dan pelatih juga voting untuk saya," ujar Fadia.
Amri sempat merasa sungkan menerima tanggung jawab sebagai kapten. Pasalnya, skuad Indonesia juga diperkuat sejumlah pemain senior seperti Jonatan Christie dan Fajar Alfian.
Namun, rasa gugup tersebut perlahan menghilang seiring semakin dekatnya hubungan antaranggota tim. Amri menyebut suasana di dalam skuad kini sudah lebih cair karena para pemain sering menghabiskan waktu bersama.
"Awalnya memang agak gugup, agak tidak enak tapi lama-lama sudah di sini kami sering bareng, jalan dan makan bareng ternyata suasananya semua cair. Bonding di tim juga cukup baik," ungkap Amri.
Amri berharap tim putra Indonesia mampu memenuhi target dengan membawa pulang medali emas dari nomor beregu. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan semangat selama menjalani pertandingan.
"Kalau harapannya pasti kami bisa membawa pulang medali emas untuk tim Putra. Semoga kami bisa selalu kompak dan hawa semangatnya terus dinaikkan," kata Amri.
Sementara itu, Fadia meminta seluruh anggota tim putri tampil berani ketika menghadapi lawan. Ia juga ingin tidak ada sekat antara pemain senior dan junior selama berada dalam satu tim.
"Untuk tim putri, kami berharap kami bisa mencapai target dengan mendapat medali jadi harus semangat, jangan takut lawan siapapun. Saya sebagai kapten terus berpesan untuk semua agar membaur, kompak dan tidak ada istilah senior-junior. Kita di sini satu untuk Indonesia," tutur Fadia.
Tim bulutangkis Indonesia tiba di Nagoya pada Kamis (17/9) siang dan langsung menuju hotel yang telah disediakan. Karena tidak terdapat Perkampungan Atlet terpusat, kontingen bulutangkis dari berbagai negara ditempatkan di sebuah hotel di kawasan Nagoya.
Hotel tersebut berjarak sekitar 27 kilometer dari Ichinomiya City Municipal Gymnasium. Perjalanan menuju arena pertandingan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 40 menit.