Alwi Farhan dan Ubed Belajar dari Kento Momota
2026-09-16 22:48:48 By Dembele
Alwi Farhan, Moh Zaki Ubaidillah, dan Muhamad Yusuf mendapat pengalaman berharga dari mantan pebulutangkis Jepang, Kento Momota. Pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi tiga tunggal putra Indonesia yang akan tampil di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Tim bulutangkis Indonesia telah menyelesaikan rangkaian pemusatan latihan di Tokyo. Skuad Merah Putih dijadwalkan bertolak ke Nagoya pada Kamis (17/9) pagi untuk melanjutkan persiapan di perkampungan atlet.
Dalam training camp terakhir di Tokyo, Kento Momota hadir sebagai mentor sekaligus sparring partner bagi tim tunggal putra Indonesia.
Dari empat tunggal putra yang dibawa Indonesia, Alwi, Ubed, sapaan Moh Zaki Ubaidillah, dan Yusuf berstatus debutan di Asian Games. Ketiganya akan menjadi andalan bersama Jonatan Christie.
Alwi mengaku senang sekaligus merasa terhormat bisa berbagi lapangan dengan Momota. Ia menyebut pengalaman tersebut menjadi sesuatu yang sulit dilupakan.
"Kami tahu Kento Momota sesuperior apa dulu jadi bisa bermain bareng hari ini pastinya senang dan sebuah kehormatan. Pengalaman yang tidak bisa dilupakan," kata Alwi dalam keterangan tertulis, Rabu (16/9/2026).
Ubed juga mendapatkan masukan langsung dari Momota selama sesi latihan. Menurutnya, kesempatan tersebut memberikan pengalaman sekaligus evaluasi yang berharga.
"Senang bisa berbagi lapangan dengan dia, tadi juga Momota sempat memberikan evaluasi dan masukan tentang cara main ke saya," ucap Ubed.
Meski baru pertama kali tampil di Asian Games, Alwi dan Ubed sebenarnya sudah memiliki pengalaman menghadapi turnamen dengan persaingan ketat. Keduanya pernah memperkuat Indonesia di SEA Games, Piala Sudirman, hingga Piala Thomas.
Alwi pun bersyukur mendapat kesempatan mewakili Indonesia di Asian Games. Hasil yang diraihnya bersama Ubed di SEA Games sebelumnya menjadi modal tambahan sebelum menghadapi persaingan di level yang lebih tinggi.
"Pastinya kami bersyukur dan senang juga bisa mewakili Indonesia di Asian Games. Kami ingin memaksimalkan kesempatan yang ada. Ini Asian Games pertama dan dengan hasil kemarin di SEA Games untuk saya dan Ubed cukup meyakinkan jadi ada modal bagus untuk ke multievent yang levelnya lebih tinggi," ujar Alwi.
Ubed menambahkan, persiapan secara individu maupun bersama tim berjalan dengan baik. Ia pun memastikan siap menghadapi pertandingan pada pekan depan.
"Persiapan individunya sejauh ini Alhamdulillah cukup lancar. Persiapan bersama tim pun juga berjalan dengan baik. Kami siap untuk bertanding di minggu depan," tambah Ubed.
Sementara itu, Yusuf menghadapi situasi berbeda. Ia belum memiliki pengalaman tampil di turnamen besar seperti Asian Games sehingga dukungan para pemain senior menjadi sangat penting untuk membangun kepercayaan dirinya.
Yusuf mengaku sempat merasakan gugup menjelang debutnya. Namun, para senior terus mengingatkannya untuk menikmati pertandingan dan tidak terlalu terbebani.
"Pastinya awal-awal ada groginya tapi dari senior terus mengingatkan buat lebih enjoy saja," kata Yusuf.
"Mereka selalu berpesan untuk menganggap ini seperti turnamen individu saja. Tetap fokus, semangat dan lebih tenang," ujarnya.
Cabang bulutangkis Asian Games Aichi-Nagoya 2026 akan berlangsung pada 20-24 September untuk nomor beregu, kemudian dilanjutkan nomor perorangan pada 25-29 September.
Seluruh pertandingan bulutangkis akan digelar di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Aichi, Jepang.